Jailolo! Aku Mau Datang (Lagi)….!

“Tulisan ini diikutkan dalam Jailolo, I’m Coming!” Blog Contest yang diselenggarakan oleh Wego Indonesia dan Festival Teluk Jailolo

Liburan_gratis_Jailolo

Jailolo?! Mungkin nama ini masih asing ya. Sama seperti yang saya rasakan setahun lalu, sampai sekitar April 2012 saya melihat review Festival Teluk Jailolo di agenda festival budaya di inflight magazine sebuah maskapai penerbangan nasional. Dan, setelah kembali ke Makassar, taraaaaa…Jailolo, Aku datang….!

Yup, Mei 2012 lalu saya sangat beruntung bisa ikut larut dalam kemeriahan Festival Teluk Jailolo 2012. Dan saya resmi ketagihan!

Jailolo, bagian dari Maluku Utara. Gambar dari http://www.journalkinchan.blogspot.com

Festival Teluk Jailolo adalah festival tahunan yang digelar di Jailolo, Kab. Halmahera Barat, Maluku Utara. Tahun 2013 adalah kali ke 5 pagelaran berskala nasional ini digelar, tujuannya tentu untuk promosi potensi pariwisata di Halbar. Usaha pemda Halbar untuk memajukan pariwisata didaerahnya ini memang patut diacungi jempol (salut untuk Pak Namto dan jajarannya). Masyarakat Jailolo, instansi pemerintahan, dan pendidikan bersatu padu ikut mensukseskan dan memeriahkan hajatan kebanggaan mereka tersebut.

Lalu, apa yang bisa kamu dapat selama festival ini? Buanyakkk! Mau wisata alam, budaya, sejarah, kuliner, semuanya ada. Dan kalau kamu mau, kamu bisa dapat teman dan keluarga baru, seperti yang saya dapat tahun lalu. Karena itu, saya mau bangetttttt kembali lagi ke Jailolo, kembali ikut dalam meriahnya Festival Teluk Jailolo 2013! Event semacam ini tentu gak boleh dilewatkan oleh para diver, fotografer, travel blogger, jurnalis, traveler, dan semua-mua yang ngaku cinta Indonesia.

Pagi itu, 17 Mei 2012, saya baru saja sampai di Jailolo. Ritual Sigofi Ngolo, yaitu semacam ritual bersih laut yang menjadi pembuka rangkaian acara festival baru akan dimulai. Kapal-kapal berhias janur dan bendera warna-warni semakin meriah diiringi tetabuhan perkusi. Saya dan orang-orang yang menunggu ritual dimulai, tak tahan lagi menggoyangkan badan, menari sesuai ketukan irama. Meriah!

Setelah Ritual Sigofi Ngolo, masih banyak rangkaian kegiatan yang sangat menarik seperti festival bakar ikan, spice trip, diving, birdwatching, parade gerobak hias, Horom Sasadu, dan tentu saja Cabaret on the Sea!

Bubid siap menyapa

Salah satu yang begitu menarik tentang Maluku adalah fakta bahwa ia-lah yang mengawali sejarah kolonialiasi Indonesia. Semua pasti tau betapa kayanya Maluku dengan rempah-rempah, termasuk Jailolo, sehingga mereka pun bergelar the golden spices island. Tak berlebihan, karena rempah-rempah kala itu nilainya memang sejajar dengan emas. Tahun ini pun FTJ mengangkat tema The Treasure of the Golden Spices Island, bisa jadi sebagai salah satu upaya untuk mengembalikan kejayaan Jailolo seperti masa beberapa ratus tahun lalu. Dan, kita bisa merasakan kembali aroma kejayaan masa lalu dalam spice trip yang pastinya menarik.

Ikon dari FTJ tentunya adalah Cabaret on The Sea, atau untuk FTJ 2013 ini bertajuk Sasadu On The Sea, sebuah pagelaran kolosal yang digelar di pinggir laut, berlatar laut dan gunung. Panggung dan latarnya saja sudah cantik, ditambah pertunjukan tari musikal yang pasti juga memanjakan mata dan hati. Perfect!

Masih ada beberapa hal yang terlewat dari FTJ 2012, dan “mereka” menarik-narik saya untuk kembali lagi ke Jailolo, salah satunya Upacara Horom Sasadu, sebuah ritual makan adat Suku Sahu yang digelar di sebuah “sasadu lamo” (rumah adat). Sebenarnya, malam itu saya sudah ada di desa Gamtala (kalau tidak salah), tapi kunci motor sewaan kami jatuh di jalan, alhasil malah mencari-cari kunci motor sepanjang jalan dan melewatkan Horom Sasadu 😥 Terpaksa saya pulang dengan rasa penasaran yang belum terobati (sampai sekarang).

Selain Horom Sasadu, saya juga belum mencicipi keindahan bawah laut Jailolo. Saya memang belum punya license menyelam, tapi kalau saya diundang panitia FTJ 2013 (aminnnnn) semoga bisa ikutan snorkeling atau fun diving. Yeayyy!

Oh iya, satu lagi keindahan yang saya temui di Jailolo: masyarakat yang ramah dan menyenangkan. Saat ikut Sigofi Ngolo, saya berkenalan dengan Fitri, seorang gadis cilik yang mudah mengakrabi saya. Dia mengundang saya ke rumahnya, dan kami pun bertemu keluarga yang sangat ramah. Saya bercerita tentang Jawa dan tanah kelahiran saya, dan mereka banyak bercerita tentang Jailolo. Tentu saja suguhan khas Jailolo tak lupa mereka sajikan: Papeda dan Ikan Kuah Kuning! Sekian lama mencari warung papeda, kami justru menemukannya tersaji di sebuah rumah sederhana di Desa Saria bersama keluarga baru kami dari Jailolo :D. Mama, Fitri, Jila semoga kita bisa ketemu lagi *XOXO*

Akhirnya, perjalanan ke Jailolo bukan semata perjalanan wisata yang hanya memanjakan mata, tetapi juga memperkaya hati dan pikiran; serta menambah rasa cinta dan kebanggaan pada ibu pertiwi. Tak lupa, saya akan merekam baik-baik momen-momen di Jailolo dalam memori, foto, dan tulisan untuk kemudian dibagikan kepada siapa saja sehingga mereka bisa mengenal dan mencintai Jailolo 🙂 dan, satu lagi, saya akan merekam momen dan kecantikan Jailolo dengan lebih baik (daripada tahun kemarin) agar lebih cantik untuk dicetak dalam kartu pos dan akan saya kirimkan ke teman-teman saya di seluruh dunia.Yeayyy!

Bupati Halbar, Bp. Namto Hui Roba. Welcome to Jailolo! http://www.festivaltelukjailolo2013.com

Semoga Festival Teluk Jailolo 2013 berjalan sukses dan pariwisata Halmahera Barat dan Maluku Utara semakin mendunia dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur setempat! Dan, semoga saya bisa kembali lagi ke Jailolo bergabung dengan kemeriahan Festival Teluk Jailolo 2013. Bravo!

Advertisements

9 thoughts on “Jailolo! Aku Mau Datang (Lagi)….!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s