Pencurian Iphone

Pilih mana, kehilangan dompet atau kehilangan HP/ Smartphone?

Saya pernah dua- duanya. Huhuhu. Sedihhh. Saya mau berbagi cerita tentang kejadian hilangnya Iphone saya sekaligus cerita seru dibalik kembalinya iphone saya yang dicuri tersebut.

Jadi ceritanya iphone saya dicuri orang saat sedang latihan Freeletics di lapangan Karebosi, Makassar. Saat itu saya penasaran mencoba pull up bar didekat tempat kami latihan. Teman saya sudah duluan gelantungan di pull up bar tersebut, jadi saya reflek menyusul meninggalkan hp kami di atas matras. Hanya dalam waktu kurang dari 3 menit, dengan jarak yang menurut saya aman +-2 meter di belakang saya, dan boom! Seketika kedua smartphone (iphone saya dan Samsung android teman saya) raib!

“Cha, hp kita ditaruh dimana?” tanya teman saya.

“Ada di atas matras kok. Mungkin tertutup handuk.’’ Jawab saya dengan tenang.

“Nggak ada.” Teman saya kemudian mengibaskan matras, berusaha meyakinkan siapa tahu hp nya bersembunyi di bawah matras.

Jreeeeeeng….Positif hp kami diambil orang!

Awas pencuri HP! Foto dari sini.
Awas pencuri HP! Foto dari sini.

Hari memang sudah agak gelap, adzan magrib baru saja berkumandang, dan lapangan sudah sepi. Hanya tinggal kami berdua, seorang bapak tua yang mengaduk- aduk sampah dan dua orang lelaki (sepertinya sih masih remaja) tampak dari balik pohon.

Saya shocked dengan kejadian itu dan merasa bersalah tentunya karena ceroboh sekali meninggalkan barang berharga- walaupun dalam jarak yang sangat dekat dan waktu sangat singkat- sehingga memberikan kesempatan emas para pemalas yang mau hidup enak itu melancarkan aksinya.

Segera saya bertanya kepada si bapak tua pengaduk sampah, apakah dia melihat seseorang mengambil hp kami. Saya tanya berkali- kali beliau masih tetap sibuk mengaduk sampah, bahkan menoleh kearah saya pun tidak. Lalu, teman saya dengan tenang sambil menepuk pundak berkata, ‘Cha, udah cha. Dia orang gila”, lalu menggapit tangan saya menuju pos security Lapangan Karebosi.

And shit does happen. “Waduh susah mbak. Karena ini tempat umum, dan tadi gerbang samping juga sudah dikunci. Lapor polisi saja.” Sahut seorang petugas berseragam saat kami berusaha melaporkan kejadian pencurian tadi. Enteng banget bapak ngomongnya ya.

Watch out! Foto dari sini.
Watch out! Foto dari sini.

Untung teman saya ini memang memiliki kecerdasan emosional yang luar biasa. Dia bisa lho menerima kenyataan kalau hp nya baru saja hilang. Katanya, semua kejadian di dunia ini sudah ada master plan nya. Kita tinggal mengikuti saja. Sementara saya galau seketika. Kehilangan hp satu- satunya berarti saya seperti terputus donk dengan dunia luar. Apalagi hampir seluruh aktivitas harian saya sangat terdukung karena iphone saya tersebut mulai dari sms banking, email, browsing, berbagai akun sosmed, random rambling saya di notes, foto- foto yang belum sempat diback up, dll. Huhu.

Tiba- tiba saya teringat kalau teman saya yang lain pernah kehilangan iphone nya, tetapi dia segera mengaktifkan lost mode dari icloud sehingga iphone tersebut otomatis terlock, sekitar 2 minggu kemudian dia menemukan iphonenya diiklankan di sebuah online shop terkemuka di Indonesia. Akhirnya dia harus menebus iphonenya tersebut dengan sejumlah rupiah yang lumayan.

Beruntung saya juga sudah menaktifkan aplikasi Find My Iphone, sehingga saya segera meminta tolong teman saya itu untuk mengaktifkan lost mode iphone saya. Iphone saya sudah duluan mati sehingga status lost mode pending, ketika iphone saya menyala baru status lost mode diaktifkan dan otomatis akan meminta Apple id dan password. Saya juga memasukkan pesan dan nomor telepon yang dapat dihubungi di pop up message yang akan muncul ketika iphone dinyalakan. Jadi ketika iphone saya dinyalakan si pencurinya nggak akan bisa menggunakan karena dia tidak tahu Apple id dan passwordnya, dengan pikiran positifnya dia akan menghubungi saya untuk minta tebusan. Kemudian saya mulai menghemat, siapa tahu besoknya ada yang minta tebusan.

Lost Mode, gambar dari sini
Lost Mode, gambar dari sini

Setelah sekitar 3 minggu, belum ada kabar tentang iphone saya. Mau mengikhlaskan pun pakai galau dulu. Hahaha. Waktu itu saya sampai bikin janji ke diri saya sendiri, kalau iphone saya ini nggak ketemu, nggak bakal deh beli produk Apple lagi. Salah satu keunggulan Apple yang belum bisa disamai oleh smartphone lainnya sehingga bisa saya maklumi harganya yang lebih mahal kan security sistemnya itu. Android sebenarnya juga memiliki fitur serupa, tapi masih bisa dijebol dengan mudah sehingga peluang smartphone android kembali itu sangat kecil. Kalau iphone saya tak terselamatkan, ya bye produk Apple!

Eh, ternyata beberapa hari kemudian ada yang menghubungi, si Mr. X ini mengaku membeli hp saya dari seseorang di kaskus. Dia merasa tertipu karena tidak dapat menggunakan iphone yang dia beli karena terlock, jadi tanpa basa basi dia minta Apple id dan passwordnya ke saya! Ngeselin kan!

Kemudian dia meralat, dia mau mengembalikan iphone ke saya tetapi dengan tebusan sesuai dengan harga belinya yaitu +- Rp.3,5 juta. Anehnya dia seperti ketakutan saat saya ajak untuk COD (Cash on delivery, bayar sambil ambil barang) agar saya bisa memastikan kondisi iphone saya masih layak digunakan atau tidak. Dia ngotot untuk minta ditransfer uang tebusannya, setelah itu dia kirim iphonenya. Dia juga tidak mau menerima telepon saya, cuma mau lewat sms, itu juga balasnya selalu malam.

Setelah jeda +- 10 hari tanpa menghubungi saya, dia akhirnya menghubungi saya kembali. Kali ini dia lebih lunak dan mau menerima telepon saya. Setelah bicara panjang lebar di telepon, harga tebusan turun menjadi Rp.1,5 juta. Tapi posisinya saat itu iphone saya ada di Jakarta (curiganya saya, jeda 10 hari itu sengaja dia gunakan untuk mengirim iphone dari Makassar ke Jakarta karena saking takutnya dia diajak COD).

Saya kekeuh mau COD dan nggak mau transfer kalau saya nggak lihat barangnya dulu. Eh, malah dia bilang, bersedia mengirimkan iphonenya dulu, setelah dicek baru ditransfer. Langsung saya iyakan donk. Singkat cerita, iphone sampai di tangan saya, tetapi iphone telah di reset sehingga seluruh memori dan aplikasi dihapus, speaker phone rusak, batre jadi drop, dan ada bonus bocel- bocel. Huhuhu.

Saya protes donk, saya tanya baik- baik nomor telepon penjual atau link kaskus iklannya. Tapi dia tidak bisa memberikan jawaban. Saya bilang kalau dia tidak bisa memberikan jawaban saya nggak akan transfer. Eh, dia cuma kesel- kesel sendiri, dan nggak pernah nagih lagi. Ngeselin ya, hahaha. Jadi akhirnya iphone saya kembali tanpa bayar tebusan. Yeayyy!

Semakin kuat dugaan saya dan teman- teman kalau si Mr. X ini adalah bagian dari komplotan pencuri iphone saya. Biar tau rasa, mau untung malah buntung. Huahaha. Kalau memang dia betulan membeli iphone saya, masa dia mau kirim tanpa ditransfer dulu? Rugi dua kali dong, plus rugi ongkir juga. Hehehe.

Sejak saat itu saya jadi lebih waspada dengan barang- barang berharga yang saya bawa. Misalnya, saya mencoba tidak main hp saat di jalan atau di angkot, tidak meninggalkan tas di keramaian (misal di masjid dan lapangan), lebih waspada di jalan. Saya sampai punya kebiasaan baru memegang botol minum yang terisi penuh atau paying kalau sedang jalan sendiri. Kalau ada yang mau nakal tinggal lempar. Haha.

Betul kata bang Napi, kejahatan itu ada karena ada kesempatan. Bahkan dalam kondisi saya menurut kita aman, potensi tindak kejahatan itu selalu ada. Kalau kita tidak memberikan kesempatan, berarti kita sudah mengurangi potensi terjadinya tindak kejahatan. Beware and be careful!

Ada yang pernah punya pengalaman serupa?

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melacak iphone yang hilang/ dicuri seperti yang saya alami antara lain:

  1. Pastikan kita telah mengaktifkan Find My Iphone di iphone App Find My Iphone ini adalah satu- satunya cara untuk dapat melacak keberadaan iphone kita. Kalau nggak diaktifkan pas hilang, siapkan mental untuk dadah bye2 aja sm iphonenya hiks
  2. Log in ke icloud di Mac/ PC atau bisa juga menggunakan app Find My Iphone di perangkat IOS lainnya (iphone teman/ ipad. Jika iphone masih online, maka kita dapat mengetahui lokasi iphone kita berada dari peta yang ditampilkan.
  3. Jika iphone sudah offline, segera aktifkan Lost Mode/ mode hilang gunanya jika iphone dinyalakan dan terhubung dengan sinyal internet, maka akan diminta memasukkan Apple id dan password yang seharusnya hanya si pemilik iphone yang tahu. Jangan lupa masukkan pesan dan tuliskan nomor telepon sehingga si pemegang iphone bisa menghubungi.

Tindakan berbeda untuk kondisi yang berbeda bisa dilihat di website resmi Apple di sini.

Advertisements

28 thoughts on “Pencurian Iphone

  1. Waaahhh, selamat yaa Sa, ternyata masih “berjodoh” dengan aipunnya #hugs

    Saat mbaca, juga sambil nebak2, jangan2 si Mr.X ini sebenarnya adalah si pencuri, kok takut banget diajak ketemuan

  2. Syukur iPhone-nya bisa kembali, meski ada bonus bocel-bocel itu :hehe.
    Tulisan ini jadi pelajaran bagi saya supaya lebih hati-hati :)).
    Pencurinya sepertinya terpojok dan agak panik ya soal ponsel yang dia temukan.
    Terima kasih tipsnya!

    1. Hmm. Sy pny pnglaman krg bagus dgn aparat polisi di sini. Pas saya kejambretan di depan kos, dan saya berhasil mengejar salah satu tersangkanya. Sy laporkan utk diproses tp g ada klanjutan. Sy tny prosesnya by phone dibilang harus dtg lgsg utk tau prosesnya. Apa susahnya ksh tau lwt telp? Klo kt tmn2 disini, utk urusan ‘sepele’ macam kejambretan/ copet sih mrk kyk males ngurusinnya. Klo mau musti ksh pelancar dulu. Ogah klo sy mah, sama aja kyk rugi 2x. Alhmdnya, cash yg hilang g seberapa. Cm ribet urus ktp, atm, cc, dll. *duh balesnya sambil emosi ni klo inget pnglaman g enak sm oknum yg ktnya penegak hukum itu*

  3. Hmmm teman saya pernah begitu. Kita coba hubungi via BBM handphone yang hilang itu dan orang di sana bilang dia beli di Senen. Boong banget udah, ktahuan itu udah pasti malingnya. Kita pancing untuk ketemu tapi gagal. Dia langsung tidak jawab lagi.

    Saya juga pernah kejadian di ACE Hardware Medan tuh. Dompet handphone ketinggalan di meja kasir, dan saya baru ngeh saat 5 menit kemudian mau foto anak. Kok ga ada ya. Saya coba call pake hp suami eh sudah mati kedua hp-nya. Balik ke Ace tanya ada yang ketinggalan tidak. Security tidak melihat. Tapi suami bilang, coba kita ke atas lihat CCTV saja. Dan seorang pegawai menemani ke atas. Sampai di atas kami melapor ke CS, lalu dia tanya2 siapa yang melihat. Eh ternyata si pegawai yang menemani tadi, ada di kantongnya dompet handphone saya. Dia bilang menemukan di bawah dan dibawa ke CS.

    Lha tapi kenapa dua-dua hp mati? Padahal jaman itu iphone belum familiar tp nih orang tahu bagaimana mematikannya dengan cepat. Saya tanya dan dia diam saja, teman2nya di bagian CS juga tak bisa menjawab. Hahhh!!! Saya langsung berlalu. Yang penting sudah tahu sajalah, orang jujur mah sedikit sudah.

    1. Hmmm mmg musti lbh hati2 ya mb aplg di tmpt umum. Kenalan sy di makassar jg pnh spt itu. Baru sj selesai makan, lalu beranjak dr meja, baru sadar dompetnya ktggln. Staf restorannya blg g ada yg lihat pdhl plg baru 5mnt. Cara plg ampuh mmg lihat cctv ya.

      Sy skrg jd lbh waspada mb. Mau di masjid, tmpt makan, tmpt blanja, pokoknya tmpt2 umum. Klo ada temen yg croboh dikit, sy yg sewot haha. Drpd nyesel nantinya kan.

      Btw salam kenal mb zizy, makasih ya uda mampir 🙂

  4. alhamdulillah, untungnya ya melek teknologi..
    aku cuma pernah kehilangan dompet, bisa balik lagi krn dihubungi ke kartu nama temanku yg ada di dompet

  5. sy udh aktifkan mode hilang eh si maling mnghubungi ke no kontak yg sy pasang di iphone 6,dia blg dr ibox singkat kata dia nipu nyuruh login ke http//applecare..yg trnyta itu adalah cara utk menonaktifkan mode hilang,alhasil tdk bs terlacak lg,tdk tersambung dgn perangkat ios tp icloud msh bs sy buka..yg jd pertnyaan apakah si maling bs gunain tuh iphone atau tidak ??

  6. huhu, baru hilang semalem diangkot. Kurang dari 30 detik sim card langsung dicabut (niat nyuri emang), sampai sekarang hpnya mati, offline terus gak terlacak. Udah diaktifkan lost mode dan pesan, semoga masih berjodoh sama kek mbak, aamiin. Atau paling parah apa ya yg bisa pencuri itu lakuin sama iphone? juat perintilan2nya kah?

    1. halo mb rini maaf baru balas komen hehe.
      Punya saya, onderdil aslinya (batre, casing) diambil mbak, beberapa sekrup juga ilang. Balik2 rada luka baret2.
      Udah kelacak blm mbak?
      Semoga klo berjodoh, bisa balik lagi ya 🙂

      1. Halo mbak Rosa, ini juga baru baca balasannya maaf hehe. Sudah tidak berjodoh, tapi sudah move on #basibangetini. Terima kasih response nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s