Perkara buang sampah

“Negaramu punya masalah besar saat ini : sampah.”, ujar seorang kawan dari Eropa yang hampir setiap musim dingin kabur ke Indonesia untuk sekedar mencari matahari tropis dan sedikit hiburan dari bawah laut. Kemudian ia bercerita, suatu ketika ia sedang berlibur di sebuah pesisir di Maluku. Ia begitu menikmati suasana pantai dan desa yang jauh dari … Continue reading Perkara buang sampah

Foodsafetyid: Tips menyimpan dan mencairkan daging

Artikel ini pertama kali diunggah oleh akun instagram @foodsafetyid. Follow @foodsafetyid untuk info dan tips lain tentang pangan yang aman ya! Hari Raya Idul Adha sebentar lagi tiba nih. Nah, kalau masih ada daging kurban yang belum sempat dimasak dan ingin disimpan, apa saja sih yang perlu dilakukan agar kualitas daging tetap baik dan tahan … Continue reading Foodsafetyid: Tips menyimpan dan mencairkan daging

Recollecting memories of Ramadan and Idul Fitri in Indonesia

Thursday, 14 June 2018 marks the last day of Ramadan month this yearwhich is also my second year experiencing Ramadan in the Netherlands, as a student. For most Indonesians (including me), Ramadan is not only associated with one-month period of fasting. Besides serving spiritual purposes, Ramadan is always a good chance to bring closer families and friends. Let me tell you some vivid memories of mine about Ramadan and Idul fitri (or Eid-al-Fitr aka Lebaran) back … Continue reading Recollecting memories of Ramadan and Idul Fitri in Indonesia

Butuh info tentang keamanan pangan, ikuti instagram @foodsafetyid

Bakso mengandung boraks, pewarna tekstil dalam jajanan anak, susu mengandung melamin, beras plastik? Makan sayuran atau ikan mentah (seperti sushi) sangat tidak dianjurkan untuk ibu hamil? Atau sering kebingungan caranya membedakan “best before” dan “expiration date” di kemasan makanan? Kalau masak mi instan harus dibuang air rebusannya, lalu mie nya perlu dibilas? Alergi susu? Makanan … Continue reading Butuh info tentang keamanan pangan, ikuti instagram @foodsafetyid

Paris : Terinspirasi oleh Film

Paris katanya tak seindah ekspektasi. Menurut data statistik kecil-kecilan dari lingkaran pertemanan saya, hampir 90% mengamini pernyataan tersebut. Katanya, Paris pesing. Banyak copet. Rasanya kemana- mana gak aman klo nggak ngekepin tas. Libur paskah lalu saya dan mbak Diana melancong ke Paris. Paris kali ini yang pertama buat saya, a proper visit setelah insiden ketinggalan pesawat bulan Januari lalu.

Lyon: Kecup manis nenek

Berbagai hal tak terduga sering terjadi saat kita sedang melakukan perjalanan. Impresi terhadap sebuah kota pun seringkali terbentuk dari pengalaman pribadi kita selama berada di kota tersebut. Tak melulu tentang hal- hal yang kasat mata; tentang keindahan kotanya, atau bangunannya. Ada banyak faktor lainnya, sebagian besar melibatkan perasaan.

What to do when you lost your stuff in the Netherlands

On Sunday, 11 February 2018 cities in the south of the Netherlands were celebrating Carnival days. I came with an impulsive- sudden plan to see the carnival with Mbak Diana, my Indonesian fellow student. We came up with a plan to go to Nijmegen, or further south to Den Bosch, Tilburg, or Breda. We got … Continue reading What to do when you lost your stuff in the Netherlands

Terdampar di Paris dan Kompensasi delay pesawat di Uni Eropa

Liburan musim dingin kemarin saya akhiri dengan menumpang pesawat Madrid ke Amsterdam. Karena beli tiket pulang yang mendadak, tidak banyak opsi yang menarik dari segi harga dan waktu. Opsi paling memungkinkan saat itu dengan Air France-KLM, Madrid-Amsterdam transit sekitar satu jam di Paris Charles de Gaulle. Awalnya saya ragu karena kok transitnya singkat banget, tapi … Continue reading Terdampar di Paris dan Kompensasi delay pesawat di Uni Eropa

11 Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Jalan- jalan ke Maroko

Winter break bulan Desember 2017 saya rehat sejenak dari thesis dan jalan- jalan ke Maroko. Sebelum pergi, saya tak banyak tahu tentang negeri Maghrebi ini. Kesan yang saya tangkap dari beberapa teman yang pernah traveling kesana menyiratkan kalau negara ini kurang ramah pada traveler wanita. Sedangkan geng jalan-jalan kali terdiri dari lima orang gadis Indonesia tanpa lelaki (duh, kok sounds wrong ya).