Oleh- Oleh Khas Makassar

Membawa pulang oleh – oleh rasanya seperti hal wajib ya untuk sebagian besar orang Indonesia yang bepergian ke kota/ negara lain. Apalagi kalau yang pergi ibu- ibu, pastilah itu list belanjaan oleh- oleh panjangnya bisa ngalahin rel kereta api. Nah, seperti halnya kota- kota tujuan wisata lainnya, kota Makassar juga menawarkan beragam jenis oleh- oleh … Continue reading Oleh- Oleh Khas Makassar

Jangan Injak Terumbu Karang!

Ada suatu kejadian yang terekam jelas di memori saya pada suatu sore di dermaga Kadidiri Paradise Resort, Pulau Kadidiri, Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah. Saat itu saya sedang snorkeling santai di sekitar jetty depan resort. Selain saya tampak beberapa orang ABG yang dari logat bahasanya kemungkinan besar berasal dari kota Manado. "Hey, you! Don't step on … Continue reading Jangan Injak Terumbu Karang!

Ide Untuk Suvenir Perpisahan

Semenjak bekerja dan tinggal di Makassar, saya punya banyak teman- teman sepermainan yang juga pekerja kantoran dan berasal dari perusahaan yang berbeda- beda. Seperti saya, kebanyakan dari mereka juga adalah pendatang di kota Makassar. Bisa mengenal mereka, beraktivitas bersama, bertualang dalam hobi yang sama, sampai ramai- ramai mengadakan kegiatan social merupakan hal- hal mengasyikkan yang … Continue reading Ide Untuk Suvenir Perpisahan

Cerita Tentang Hla Soe dari Mandalay, Myanmar

Hla Soe bukan siapa- siapa, cuma seorang tukang becak di Mandalay- Myanmar yang kebetulan berjodoh mengantar kami seharian berkeliling Mandalay. Tubuhnya yang hitam kurus itu nyatanya begitu kuat mengayuh sepeda tua berpuluh kilometer dengan 2 penumpang, saya dan Jenni. Tapi bagi kami, Hla Soe bukanlah tukang becak biasa. Dengan bahasa Inggris terbata- bata, Hla Soe … Continue reading Cerita Tentang Hla Soe dari Mandalay, Myanmar

Jalan- Jalan Keliling Pulau Selayar

Ingatan saya terbang ke sebuah ruang kelas SMP di kampung halaman, saat pak guru sejarah sedang membahas topik peradaban zaman perunggu. Katanya salah satu peninggalan zaman perunggu adalah nekara. Dan nekara terbesar yang pernah ditemukan berada di Pulau Selayar, Sulawesi Selatan. Sangat menyenangkan bagi saya untuk pada akhirnya bisa menemui berbagai hal yang beberapa tahun … Continue reading Jalan- Jalan Keliling Pulau Selayar

Itinerary Jalan- Jalan ke Myanmar

Karena ada beberapa temen yang pada bertanya itinerary trip Myanmar saya pada Oktober 2014 lalu, berikut saya buatkan postingan khusus tentang itinerary trip saya tersebut. Saya jalan- jalan ke tiga destinasi utama di Myanmar, yaitu Yangon, Mandalay, dan Bagan. Sebenarnya masih ada beberapa destinasi menarik lainnya seperti Bago dan Inle Lake. Tapi apa daya, keterbatasan … Continue reading Itinerary Jalan- Jalan ke Myanmar

Wisata Kuliner di Myanmar

Rasanya kurang afdol ya jika kita bepergian ke suatu tempat tanpa merasakan cita rasa masakan lokal. Begitu juga saat saya mengunjungi Myanmar akhir Oktober lalu, saatnya berpetualang menikmati kuliner negeri Aung San Suu Kyi! Myanmar dengan pendapatan per kapita pada 2012 sebesar USD 1.125,9 jauh lebih rendah dari Indonesia yaitu sebesar USD 3.556,8 (sumber : … Continue reading Wisata Kuliner di Myanmar

Mingalabar Myanmar!

Mingalabar berarti halo atau semoga diberkati, biasa digunakan untuk saling menyapa dalam bahasa Myanmar. Penerbangan KL- Yangon dengan si maskapai merah langganan, menurut jadwal akan kami tempuh dalam waktu +- 3 jam. Euphoria akan Myanmar trip membuncah sedari masuk ke ruang tunggu keberangkatan pesawat. Tampaknya sebagian besar penumpang adalah orang Myanmar;tampak dari roman mukanya yang … Continue reading Mingalabar Myanmar!

Saatnya Traveling ke Myanmar!

Myanmar? Ngapain travelling ke Myanmar? Itu kan bukan negara popular? Memang ada apa di sana? Mau jadi relawan Rohingnya? Mau jengukin Aung San Suu Kyi? Itulah beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan teman- teman saya ketika tahu saya akan ke Myanmar. Kalau boleh jujur, Myanmar sebenarnya juga tidak berada dalam top bucket list yang pengen banget saya datangi.

Yuk Kenalan dengan Dayak Kenyah di Desa Pampang, Samarinda

Suku Dayak, dulu cuma saya kenal lewat buku geografi saja. Suku asli Kalimantan, tinggal di pedalaman hutan hujan tropis, identik dengan motif khas yang melengkung- lengkung seperti bunga Anggrek dan hiasan manik- manik yang juga jadi favorit saya. Oh iya, almarhum guru PPKN saya waktu SMP, namanya Pak Segah T. Tulis konon juga keturunan Dayak. … Continue reading Yuk Kenalan dengan Dayak Kenyah di Desa Pampang, Samarinda