Itinerary Jalan- Jalan ke Myanmar

Karena ada beberapa temen yang pada bertanya itinerary trip Myanmar saya pada Oktober 2014 lalu, berikut saya buatkan postingan khusus tentang itinerary trip saya tersebut. Saya jalan- jalan ke tiga destinasi utama di Myanmar, yaitu Yangon, Mandalay, dan Bagan. Sebenarnya masih ada beberapa destinasi menarik lainnya seperti Bago dan Inle Lake. Tapi apa daya, keterbatasan … Continue reading Itinerary Jalan- Jalan ke Myanmar

Mingalabar Myanmar!

Mingalabar berarti halo atau semoga diberkati, biasa digunakan untuk saling menyapa dalam bahasa Myanmar. Penerbangan KL- Yangon dengan si maskapai merah langganan, menurut jadwal akan kami tempuh dalam waktu +- 3 jam. Euphoria akan Myanmar trip membuncah sedari masuk ke ruang tunggu keberangkatan pesawat. Tampaknya sebagian besar penumpang adalah orang Myanmar;tampak dari roman mukanya yang … Continue reading Mingalabar Myanmar!

Saatnya Traveling ke Myanmar!

Myanmar? Ngapain travelling ke Myanmar? Itu kan bukan negara popular? Memang ada apa di sana? Mau jadi relawan Rohingnya? Mau jengukin Aung San Suu Kyi? Itulah beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan teman- teman saya ketika tahu saya akan ke Myanmar. Kalau boleh jujur, Myanmar sebenarnya juga tidak berada dalam top bucket list yang pengen banget saya datangi.

Yuk Kenalan dengan Dayak Kenyah di Desa Pampang, Samarinda

Suku Dayak, dulu cuma saya kenal lewat buku geografi saja. Suku asli Kalimantan, tinggal di pedalaman hutan hujan tropis, identik dengan motif khas yang melengkung- lengkung seperti bunga Anggrek dan hiasan manik- manik yang juga jadi favorit saya. Oh iya, almarhum guru PPKN saya waktu SMP, namanya Pak Segah T. Tulis konon juga keturunan Dayak. … Continue reading Yuk Kenalan dengan Dayak Kenyah di Desa Pampang, Samarinda

Menyapa Pagi Borobudur di Punthuk Stumbu

Pagi masih pekat, azan subuh baru saja berkumandang pukul 4 lewat tadi. Dingin selalu menemani pagi di Magelang, kampung halaman tercinta. Tapi pagi ini saya harus beranjak, mengejar matahari terbit di Punthuk Stumbu, dekat Borobudur sana.Teman saya, Naning, janji akan menjemput jam 4 tadi agar tidak terlambat menemui sunrise pagi nanti. Tapi dia sedikit terlambat … Continue reading Menyapa Pagi Borobudur di Punthuk Stumbu

Can He Be Traveler

Postingan ini sebenernya saya post sejak 1 Januari 2014. Tapi entah kenapa, di blog terlihat kalau saya posting sejak Agustus 2013. Entah karena sudah saya draft dari Agustus lalu kepencet publish dan saya lupa, atau blog saya memang lagi eror. Jadi saya posting ulang saja biar muncul di paling atas. hehe.---Before I babble too much, … Continue reading Can He Be Traveler

Bulukumba: Snorkeling Di Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing Yoook!

Siapa yang mampu memungkiri keindahan alam bawah laut Indonesia? Tak perlu ke Raja Ampat atau Wakatobi yang memang sudah jadi destinasi impian para penikmat alam bawah laut. Kamu yang tinggal di Makassar, atau sedang ada di Makassar boleh lho merapat sebentar ke Tanjung Bira. Ada Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing yang bisa kamu nikmati … Continue reading Bulukumba: Snorkeling Di Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing Yoook!

Bulukumba: Pesona Tanjung Bira di Kaki Sulawesi

Pernah dengar Kabupaten Bulukumba? Belum? Tenang, kamu punya banyak teman, hehe. Termasuk saya sebelum datang dan menetap di Makassar 🙂 Nah, Kabupaten Bulukumba adalah sebuah wilayah yang berada di ujung paling selatan propinsi Sulawesi Selatan; kalau di peta ada di kaki huruf K (pulau sulawesi sebelah kiri). Akses paling mudah menuju Bulukumba ya dari kota Makassar, … Continue reading Bulukumba: Pesona Tanjung Bira di Kaki Sulawesi

Balada Ketinggalan Pesawat

Sebenarnya saya pengen posting lanjutan edisi Matsuyama, tetapi berhubung minggu lalu baru saja ketinggalan pesawat, jadilah saya berniat membuat catatan perihal ketinggalan pesawat. Kamu pernah ketinggalan pesawat? Saya pernah. Tahu rasanya? Menyakitkan. Apalagi kalau kondisi dompet sedang kurang sehat. Uhuk, sakitnya berlipat-lipat. Trus, kalau ditambah broken-heart, uhhh. Rasanya pengen nyebur ke laut aja. Saya pernah … Continue reading Balada Ketinggalan Pesawat

Titip Rindu untuk Matsuyama

Suatu siang di musim panas, Juli 2010, saya, untuk pertama kalinya menapakkan kaki di sebuah tempat impian saya sejak beberapa tahun terakhir. Langit di sekitar Bandara Narita, Tokyo siang itu begitu cerah. Kami baru saja tiba setelah beberapa jam penerbangan dari Singapura. Tapi perjalanan belum berhenti, kami harus segera beralih ke Bandara Haneda, untuk melanjutkan … Continue reading Titip Rindu untuk Matsuyama